Beratnya Memulai Sesuatu

Perubahan itu perlu, merasa nyaman di posisi tertentu pasti pernah kita alami. Tidak mau memberanikan diri menaiki bagian pohon yang lebih tinggi. Takut jatuh, takut tertiup angin yang lebih kencang, takut melihat kebawah saat memanjatnya, ketakutan-ketakutan tersebut datang menemani keseharian kita yang sudah merasa nyaman, padahal di tempat yang lebih tinggi kita bisa melihat lebih luas, lebih lapang, lebih menarik, melihat apa yang orang umumnya tidak bisa lihat.
Hal apa yang sebenarnya bisa membuat seseorang berubah?. Kobaran api tidak akan terjadi jika tidak ada pemicunya walau ada minyak sebanyak apapun membanjiri. Perubahanpun sepertinya tidak akan terjadi pada diri jika tidak ada pemicu dan pemacunya walaupun sebanyak apapun kesempatan yang menghampiri. Aa’ Gym berkata “ingat 3m , mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil, mulai dari sekarang”. Kalimat tersebut memang sederhana, mudah pula untuk diucapkan tetapi untuk melakukannya cukup berat juga walaupun dari yang kecil, walaupun dari yang dekat. Sebenarnya hanya butuh pemicu, butuh awalan, supaya kita bisa beranjak dari posisi nyaman yang sedang dialami. Jika sudah melakukan hal yang pertama jangan sampai lupa tujuan, karena di perjalanan banyak sekali hal-hal yang bisa mengalihkan perhatian kita sehingga tujuan kita terlambat atau bahkan tidak jadi kita lakukan.
Seperti melakukan bangun pagi mungkin lebih tepatnya lagi bangun shubuh, saat mata kita sedang digantungi berton-ton rasa kantuk yang hebat bangun pagi itu sangat sulit dilakukan. Sudah membuka mata tapi kelopak mata masih terasa berat untuk dibuka,sebenarnya kita hanya butuh satu siraman saja di wajah untuk menghilangkan rasa mengantuk tersebut, maka jangan ragu untuk berdiri dan langsung pergi ke kamar mandi untuk melakukan hal tersebut, setelah basuhan pertama saya yakin akan diteruskan oleh yang kedua dan ketiga, dan secara tiba2 rasa mengantuk itu hilang. Lakukan hal-hal yang diperlukan lainya, lalu whudu dan sholat. Lalu setelah sholat biasanya beberapa orang sudah di sugesti dengan kata-kata “bangun, sholat dulu abis itu tidur lagi gapapa” atau sejenisnya. Kita pun hanya butuh satu kali memejamkan mata dan berbaring lalu…. Tertidurlah kembali sampai siang. Hindarilah hal tersebut dengan melakukan hal-hal yang menarik perhatian atau yang lebih bermanfaat seperti menonton Acara TV, Berita, atau olah raga, atau mengerjakan tugas sekolah atau kuliah. Mandi pagi pun menjadi hal yang sangat sulit dilakukan karena kita takut dan malas. Takut dingin dan malas beranjak dari posisi nyaman. Takut dingin, padahal belum dicoba. Dan sebagainya.
Banyak hal lain dalam kehidupan sehari-hari kita, atau pekerjaan kita yang membutuhkan pemicu agar planning yang sudah kita buat dapat segera berjalan sesuai dengan rencana.

Tentang e-one

kurang tahu, kurang pengalaman. Rasa Penasaran buat seseorang menjadi lebih... Hidup tidak hanya satu kali berbagilah ilmu yang kau miliki.
Pos ini dipublikasikan di umum. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Beratnya Memulai Sesuatu

  1. hermaN berkata:

    siiip gan !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s