Load balance rb750 mikrotik

Ada yang beranggapan kalau dengan load balance kita bisa menggabungkan bandwith dari dua sumber internet (isp) , jadi bandwith kita bisa dua kali lipat. tetapi ada juga tulisan yang membantah kalau hal tersebut tidak benar.  Sampai saat ini saya juga tidak tahu yang benar yang mana.

dari pengetahuan saya selama ini yang  sudah dipraktekkan juga pada mikrotik saya, teknik load balance itu ada dua : menggunakan nth dan menggunakan pcc.

  • jika pcc adalah teknik menggabungkan dua sumber internet dengan cara mendistribusikan secara merata sesuai dengan yang kita jabarkan. misal : bandwith 1024 kbps dan 512 kbps jika digabungkan maka menjadi 512 kbps + 512 kbps + 512 kbps (yang 1024 dibagi 2) jadi 1024 + 512  1536 tetapi 1024 + 512 = 512+512+512 . Itu yang saya tangkap dari penjelasan yang ada di situs mikrotik indonesia .
  • sedangkan, teknik load balance menggunakan metode nth adalah menandai jalur internet, lalu menggabungkan apa adanya.. yaitu 1024 + 512 = 1536 .


tak pernah berhenti saya belajar tentang jaringan, teknik-teknik load balance diatas yang saya pelajari masih dipermukaannya saja. tergantung kondisi jaringan kita juga. disini (sumatera) saya menggunakan speedy untuk isp internetnya, bisa jadi kondisi jaringan speedy disini berbeda dengan yang ada di pulau jawa (entah lebih bagus atau lebih buruk) . jadi tentukanlah apa yang terbaik buat kita, tentu saja dengan try and error. karena banyak sekali faktor pendukung lainnya agar teknik load balance itu bisa maksimal.

Berikut contoh membuat konfigurasi load balance mikrotik  menggunakan nth , boleh diubah sesuai kondisi jaringan yang ada.

1.      Kondisikan ip kita seperti ini

ip isp1 / modem1    = 192.168.1.1 atau dial dari MT dengan nama ppoe1 dan beri route otomatis

ip isp2 / modem2    = 192.168.2.1 atau dial dari MT dan tanpa diberi otomatis route

ip lokal                         = 192.168.0.xxx

2.      Tandai Trafictnya dengan firewall mangle

ip firewall mangle  add chain=prerouting action=mark-connection new-connection-mark=satu passthrough=yes connection-state=new in-interface=ether1 nth=1,1

ip firewall mangle  add  chain=prerouting action=mark-connection new-connection-mark=dua passthrough=yes connection-state=new in-interface=ether1 nth=2,1

ip firewall mangle  add chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=satu passthrough=no in-interface=ether1 connection-mark=satu

ip firewall mangle  add chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=dua passthrough=no in-interface=ether1 connection-mark=dua

3.      Buat NAT untuk trafict yang sudah kita tandai tadi

Ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=pppoe1 connection-mark=satu

Ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=pppoe2 connection-mark=dua

Disini yang saya NAT adalah ppoenya dengan connection satu dan dua, jika yang dial modem maka isi natnya dengan ip modem masing-masing

4.      Terakhir tandai routingnya agar melewati dua modem tersebut dan menggunakan mangle yang kita buat

ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=pppoe1 distance=1 routing-mark=satu

ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=pppoe2 distance=1 routing-mark=dua

karena pada diawal tadi setting dialnya ada salah satu yang otomatis add default route, maka tidak perlu ditambahkan routing lagi. Tetapi jika tidak ada, tambahkan lah routing satu lagi untuk modem utama dengan routing-marknya dikosongkan.

Hasilnya seperti apa.. silakan dicoba ^_^

Tentang e-one

kurang tahu, kurang pengalaman. Rasa Penasaran buat seseorang menjadi lebih... Hidup tidak hanya satu kali berbagilah ilmu yang kau miliki.
Pos ini dipublikasikan di komputer dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Load balance rb750 mikrotik

  1. sukron berkata:

    bisa lebih detail ga boss seting nya?? terus nilai nth itu bisa 1 atau 2 didapat darimana ya? thanks

  2. e-one berkata:

    ok.. thanks for comment

    maaf kalau informasinya masih kurang jelas, yang saya ketahui nth untuk 2.9 dengan 3.0 berbeda. dan yang saya tulis ini pun hasil try n error. agak berbeda dengan teorinya tapi sukses. sampai sekarang masih penasaran dengan script yang saya tulis itu.😀 maklum newbie juga… masih belajaran.

  3. muslih berkata:

    ralat
    ada yang kurang di point no 3 pada NAT /ip fi na add chain=srcnat connection-mark=satu interface=ether1 action=src-nat to address=xx1 to port=0-65535
    ada yang kurang di point no 3 pada NAT /ip fi na add chain=srcnat connection-mark=dua interface=ether1 action=src-nat to address=xx2 to port=0-65535
    karna coneksi modem bridge(ppoe)
    xx1=ip public yang didapat di modem1
    xx2=ip public yang didapat di modem2

  4. sariful berkata:

    Gan…Bisa lebih detail gak? kalo perlu menggunakan gambar… maklum super nubie nich😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s